News Update :
SENKOM MITRA POLRI KABUPATEN BANDUNG MENEMBUS JARAK TANPA BATAS
http://senkomkabupatenbandung.blogspot.com/
Diberdayakan oleh Blogger.

Berita Nasional

Kamtibmas

Telematika

Tips

Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan

Handy Talky (HT)

Sabtu, 08 Juni 2013

HandyTalky  adalah alat berkomunikasi dengan mengunakan sinyal frekuensi tertentu sebagai pemancarnya untuk menghubungkan handy talky yang satu dengan handy talky yang lain, Handy talky biasanya di gunakan oleh kalangan anggota Senkom, Kepolisian, Militer, Proyek ataupun sekuriti perkantoran, pertokoan hingga perumahan dengan mengunakan bahasa kode dalam berbicara. Meski kini kehadiran alat telekomunikasi lain banyak di masyarakat seperti ponsel GSM/ CDMA dan lainnya, tapi kehadiran radio panggil sampai saat adalah yang paling ekonomis dan diandalkan meski dalam kondisi darurat sekalipun.

Prinsip kerja handy talky yaitu dengan menekan tombol ppt (Push To Talk/ tekan kalau bicara) kemudian di lanjutkan dengan berbicara, yang dibatasi selebih-lebihnya dengan waktu 20 detik  dan dengan jarak berbicara kurang lebih 30cm.

Bagian Bagian Handy Talky

  • Anthena Pemancar
  • Batterai 
  • Tombol  PPT
  • Jack Earphone
  • Tombol Volume
  • Tombol Frekuesi
  • Dsbnya


Jenis Handy Talky                                                                                                          
Mobile Handy takly yaitu Handy talky yang bisa di gunakan untuk menerima dan mengirim suatu suara ataupun di sebut dengan Handy dua arah.
Standbay Handy takly adalah handy talky yang hanya bisa digunakan untuk menerima berita atau suara saja.


Sumber: senkombangkalan.org

Kata Menkominfo, Internet Indonesia Paling Lambat Se-Asia

Selasa, 04 Juni 2013

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring angkat bicara soal hasil penelitian lembaga riset dari Amerika Serikat, Akamai, yang menyebut kecepatan internet di Indonesia dinilai paling lambat se-Asia.

Menurutnya, penetapan kecepatan internet itu urusan operator, bukan pemerintah.

"Saya terima tuduhan (hasil riset) itu. Tapi seharusnya itu urusan operator, kan mereka yang berjualan. Penetapan kecepatan internet itu bukan urusan pemerintah," kata Tifatul selepas melantik pengurus baru Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) di Gedung Kemenkominfo, Jakarta,  (mei 2012).

Menurut Tifatul, meski bukan urusan pemerintah, Kemenkominfo tidak memiliki hak untuk memaksakan operator dalam menaikkan kecepatan internet di Tanah Air. Dengan demikian, hanya operator yang bisa menentukan kecepatan internet sekaligus tarifnya.

Namun, Kemenkominfo berjanji untuk selalu mendorong operator dalam menyediakan akses internet cepat, stabil, sekaligus murah di Tanah Air.

"Penyediaan akses internet cepat memang jadi prioritas dari program Kemenkominfo," tambahnya.

Sekadar catatan, berdasarkan data dari lembaga riset oleh Akamai, kecepatan koneksi internet rata-rata di Indonesia sekitar 772 kbps. Kecepatan koneksi internet tersebut masih jauh dari kecepatan internet di global yang mencapai 2,3 mbps.

Kecepatan koneksi internet di Indonesia juga tertinggal dengan negara-negara di kawasan Asia. Misalnya, kalah dengan Malaysia 1,7 mbps, Thailand 3 mbps, Filipina 1 mbps, Vietnam 1,5 mbps, Kamboja 1,2 mbps, dan Laos 956 kbps.

Indonesia hanya lebih baik dari Timor Leste (260 kbps) dan Papua Niugini (693 kbps). Pakistan dan India juga lebih baik dari Indonesia, masing-masing 787 kbps dan 839 kbps.

Referensi: Kompas.com

Tips Aman Belanja Online

Kamis, 30 Mei 2013

ilustrasi belanja online
Saat ini hampir semua orang khususnya perempuan lebih memilih untuk berbelanja online dikarenakan kemudahannya. Bayangkan tidak perlu ada amarah kepada pedagang saat menawar, pegal-pegal akibat berdesakan saat berebut pakaian/sepatu, hingga tidak perlu antrian panjang saat hendak bayar. Semua itu cukup hanya berselancar di internet dan meng-klik item yang anda inginkan. Namun jangan cepat percaya akan kemudahan itu, anda perlu waspada juga saat hendak berbelanja online.

Berikut ini saya berikan tips aman berbelanja online.

1. Sadarilah Siapa si Penjual Online (lihat lah detail profile yang ada pada situs agar anda yakin)

2. Selalu tahu apa yang Anda Beli (jangan seperti beli kucing dalam karung, baca secara detail tentang item produk)

3. Waspadai Mengungkapkan informasi pribadi (anda harus berhati-hati dalam mengisi form di situs online, jangan mudah tergiur oleh paket liburan atau promo diskon besar-besaran)

4. Mode pembayaran dan Metodologi (pilihlah metode pembayaran yang semudah mungkin menurut anda)

5. Gratis dapat Mencurigakan (tidak semua hal benar-benar gratis, mungkin anda perlu menelusuri terlebih dahulu)

6. Periksa Rekening Anda. (setiap melakukan pembayaran cek kembali rekening anda, jangan sampai ada penarikan atau tagihan yang tak pernah anda lakukan)

Ingatlah bahwa belanja online bisa menyenangkan jika dilakukan dengan hati-hati. :)

sumber : http://windowscloudhosting.wordpress.com/2013/05/29/tips-berbelanja-online-lebih-aman/

Info Kesehatan

Berita Populer

 

© Copyright SENKOM MITRA POLRI KABUPATEN BANDUNG 2012 -2013 | Published by Jabar 03.09.2 | Powered by Blogger.com.